Diabetes Mellitus - Kode 097

Gangguan Hormon

Biaya: Rp. 470,000

Terapi Kristal adalah penyembuhan dengan energi alami yang dipancarkan oleh kristal. Ratusan orang sebelum Anda telah terbantu dengan Terapi Kristal yang diprogram khusus untuk mengatasi Diabetes Mellitus. Sebagian besar menyatakan sembuh total dalam waktu singkat, dan sebagian lagi menyatakan kondisi kesehatannya jauh lebih baik sehingga bisa beraktivitas dengan normal.

 

Terapi Kristal merupakan pengobatan alternatif yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Dan seiring berjalannya waktu, orang-orang sebelum Anda telah mencoba menggunakan Terapi Kristal untuk menyembuhkan Diabetes Mellitus. Meskipun beberapa kalangan masih mempertanyakan sisi ilmiahnya, namun Terapi Kristal terbukti sangat membantu pasien yang menderita Diabetes Mellitus.

 

Terapi Kristal Untuk Diabetes Mellitus memang tidak dikenal oleh Ilmu Kedokteran Barat. Orang Barat yang kebanyakan berpikir materialistis hanya mengutamakan materi atau sesuatu yang bisa dilihat secara nyata. Sedangkan Ilmu Kedokteran Timur yang bersifat spiritualis meyakini bahwa “sesuatu yang tidak terlihat, bukan berarti tidak berguna”. Dan keyakinan itu terbukti pada hasil penyembuhan Terapi Kristal.

 

 

Apa yang dimaksud Diabetes Mellitus?

Sebelum kami jelaskan semua tentang Terapi Kristal Untuk Diabetes Mellitus, ada baiknya untuk mengulas dulu apa yang dimaksud dengan Diabetes Mellitus. Karena bisa jadi, beberapa pengunjung di website ini belum memahaminya.

 

Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat.

Kadar gula darah sepanjang hari bervariasi, meningkat setelah makan dan kembali normal dalam waktu 2 jam. Kadar gula darah yang normal pada pagi hari setelah malam sebelumnya berpuasa adalah 70-110 mg/dL darah. Kadar gula darah biasanya kurang dari 120-140 mg/dL pada 2 jam setelah makan atau minum cairan yang mengandung gula maupun karbohidrat lainnya. Kadar gula darah yang normal cenderung meningkat secara ringan tetapi progresif setelah usia 50 tahun, terutama pada orang-orang yang tidak aktif.

 

Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi.  Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke air kemih. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri).

Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi). Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).

Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan selama melakukan olah raga.  Penderita diabetes yang kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi. Karena kekurangan insulin yang berat, maka sebelum menjalani pengobatan penderita diabetes tipe I hampir selalu mengalami penurunan berat badan. Sebagian besar penderita diabetes tipe II tidak mengalami penurunan berat badan.


Pada penderita diabetes tipe I, gejalanya timbul secara tiba-tiba dan bisa berkembang dengan cepat ke dalam suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum.  Kadar gula di dalam darah adalah tinggi tetapi karena sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, maka sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis).  Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan berkemih yang berlebihan, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.



Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe I bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakann atau penyakit yang serius. Penderita diabetes tipe II bisa tidak menunjukkan gejala-gejala semala beberapa tahun. Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering berkemih dan sering merasa haus. Jarang terjadi ketoasidosis.


Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat stres-misalnya infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglikemik-hiperosmolar non-ketotik.

 

 

Bagaimana Metode Terapi Kristal Untuk Diabetes Mellitus?

Kami telah merancang metode terapi kristal untuk Diabetes Mellitus yang sangat mudah Anda praktekkan di rumah. Yaitu dengan cara merendam Batu Kristal dalam segelas air putih selama 3-5 menit. Kemudian air tersebut diminum pasien. Dalam sehari, boleh dilakukan Terapi Kristal sebanyak 1-3 kali. Terapi Kristal Untuk Diabetes Mellitus sebaiknya dilakukan rutin setiap hari sampai pasien pulih sepenuhnya.

 

Menurut pengalaman, umumnya penyakit ringan bisa sembuh dalam beberapa hari, penyakit sedang bisa sembuh dalam beberapa minggu, dan penyakit berat bisa sembuh dalam 1-3 bulan. Lama penyembuhan dengan Terapi Kristal berbeda-beda sesuai dengan tingkat keparahan penyakit dan keseriusan pasien.

 

Terapi Kristal sangat praktis dan mudah. Dengan cara yang sangat sederhana ini, banyak pasien yang melaporkan terjadi penyembuhan luar biasa. Bahkan bisa dikatakan “ajaib” karena Terapi Kristal ternyata mampu menyembuhkan penyakit yang sulit ditangani dokter biasa.

 

Terapi Kristal tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengobatan medis yang dilakukan oleh dokter. Tujuan dari Terapi Kristal adalah metode penyembuhan pelengkap yang boleh dilaksanakan berdampingan dengan pengobatan medis.

 

 

Bagaimana Cara Kerja Terapi Kristal Untuk Diabetes Mellitus?

Batu Kristal merupakan materi alam yang sangat bagus dalam menyerap dan menyalurkan energi prana. Kristal juga punya memori eterik sehingga bisa diprogram seperti robot canggih. Kristal bisa diprogram untuk menyerap energi prana dengan jenis, pola, warna, intensitas dan kuantitas tertentu yang sesuai untuk menyembuhkan suatu penyakit.

 

Dengan cara tertentu, kami telah memprogram Batu Kristal yang khusus berfungsi untuk menyembuhkan Diabetes Mellitus. Tentu saja tidak semua orang mampu memprogram Batu Kristal Biasa menjadi Batu Kristal yang punya fungsi pengobatan khusus. Dibutuhkan setidaknya Praktisi Metafisika setingkat Master untuk bisa memprogram Batu Kristal secara efektif.

 

Kristal yang telah diprogram untuk menyembuhkan Diabetes Mellitus secara otomatis akan berfungsi setiap kali Anda gunakan. Ketika Anda memasukkan Batu Kristal tersebut ke dalam segelas air, maka otomatis Batu Kristal itu akan menyerap prana dari udara sekitar dan disalurkan ke air dalam gelas. Dengan demikian, seketika air biasa berubah menjadi “Air Penyembuhan”.

 

Dalam teknik Terapi Kristal yang kami rancang, Batu Kristal berfungsi sebagai penyerap energi prana. Batu Kristal akan mengubah air biasa menjadi air penyembuh yang mengandung energi prana. Air yang mengandung prana, meskipun tampaknya sama, sebetulnya sudah sangat berbeda secara spiritual. Apabila dilihat oleh orang yang punya indra ke-enam, pastinya dia akan melihat pancaran aura energi penyembuhan.

 

Tentu saja, tidak asal prana yang diserap, melainkan energi prana khusus yang sesuai untuk menyembuhkan Diabetes Mellitus. Sudah menjadi kehendak Tuhan, bahwa secara spiritual, Batu Kristal ternyata mampu memilih jenis energi prana dan mengukur dosis yang tepat untuk setiap pasien.  Artinya, Terapi Kristal sangat aman karena tidak mungkin terjadi kelebihan dosis.

 

Perlu juga untuk Anda pahami bahwa Batu Kristal Untuk Terapi Diabetes Mellitus tidak boleh digunakan secara bergantian, karena setiap kristal akan disesuaikan dengan kondisi setiap pasien yang pastinya berbeda-beda. Menggunakan kristal secara bergantian memang tidak berbahaya, namun hasilnya menjadi kurang manjur.

 

 

Bagaimana Jika Pasien Mengalami Komplikasi?

Apabila pasien menderita lebih dari 1 penyakit, maka bisa memesan beberapa jenis Batu Kristal yang sesuai untuk terapi penyembuhan penyakitnya. Cara penggunaannya sama, yaitu dengan merendam SEMUA Batu Kristal tersebut kedalam segelas air. Kemudian diminumkan kepada pasien seperti biasa. Terapi Kristal sangat aman meskipun beberapa Batu Kristal digunakan bersamaan.

 

 

Apakah Terapi Kristal Sesuai Keyakinan Agama?

Sebagai orang beragama, kita semua meyakini bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Keberadaan Batu Kristal yang bisa digunakan untuk penyembuhan Diabetes Mellitus haruslah disikapi dengan bijaksana. Kami meyakini, bahwa Tuhan menolong manusia melalui berbagai perantara. Perantara itu bisa jadi seorang dokter, seorang guru, melalui obat, ramuan tradisional, atau bisa juga melalui terapi penyembuhan dengan kristal.

 

Kurang tepat apabila ada yang menganggap bahwa praktek Terapi Kristal sama saja dengan menyembah batu. Kami segenap tim TerapiKristal.Com sangat meyakini bahwa Tuhan ada di atas segalanya. Sedangkan Batu Kristal dan Terapi Kristal hanyalah suatu perantara dan usaha untuk mendapatkan kesembuhan yang kita harapkan. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa Terapi Kristal adalah cara penyembuhan sesuai dengan keyakinan beragama.

 

 

Apa yang Anda Dapatkan Dengan Mengikuti Terapi Kristal Untuk Diabetes Mellitus ini?

  1. Sebuah Kristal Kuarsa (Quartz Crystal) yang sudah diprogram khusus untuk menyembuhkan Diabetes Mellitus. Warna dan bentuk batu kristal yang kami kirimkan kepada Anda sesuai persediaan.
  2. Panduan tertulis cara melakukan Terapi Kristal Untuk Diabetes Mellitus. Panduan ini sudah mencakup semua yang perlu Anda ketahui untuk melakukan Terapi Kristal secara mandiri.
  3. Fasilitas gratis konsultasi seumur hidup dengan Pakar Terapi Kristal untuk seumur hidup. Konsultasi kami layani melalui email dan telepon. Kami berkomitmen untuk membantu Anda sampai sehat sepenuhnya.

 

Bagaimana Cara Mendapatkan Terapi Kristal Untuk Diabetes Mellitus?

Anda bisa memesan Batu Kristal untuk menyembuhkan Diabetes Mellitus di kantor Pusat Metafisika Asia yang berlokasi di kota Jepara, Jawa Tengah, Indonesia. Namun bila Anda sibuk, Anda bisa memesan Batu Terapi Kristal secara online dari website ini atau memesan melalui telepon dan SMS. Paket Terapi Kristal lengkap dengan Batu Kristal yang telah diprogram untuk mengobati Diabetes Mellitus akan kami kirim ke alamat Anda. Lebih lengkapnya bisa Anda baca di halaman CARA PEMESANAN.

Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat.

Kadar gula darah sepanjang hari bervariasi, meningkat setelah makan dan kembali normal dalam waktu 2 jam.
Kadar gula darah yang normal pada pagi hari setelah malam sebelumnya berpuasa adalah 70-110 mg/dL darah. Kadar gula darah biasanya kurang dari 120-140 mg/dL pada 2 jam setelah makan atau minum cairan yang mengandung gula maupun karbohidrat lainnya.
Kadar gula darah yang normal cenderung meningkat secara ringan tetapi progresif setelah usia 50 tahun, terutama pada orang-orang yang tidak aktif.